Rabu, 24 Februari 2016

Pemanfaatan Energi Matahari Melalui Panel Surya

Image By: Google.com

Cirebonmedia.com- Perkembangan Teknologi melaju begitu pesat segala macam terobosan telah banyak di ciptakan oleh para ahli salah satunya dalam bidang energi dan teknologi mengingat saat ini kondisi bumi yang semakin tercemar tidak mau memperburuk keadaan berbagai ahli mulai mengembangkan alternatif – alternatif energi yang ramah lingkungan yang tidak memberikan dampak buruk dalam kehidupan , seperti pemanfaatan panas matahari sebagai energi.
Diberbagai negara maju penggunaan energi ramah lingkunagan sangat tinggi, dari hal terkecil seperti kalkulator hingga pada kendaraan sehari-hari. Di indonesia sendiri penggunaan teknologi ini masih relatif kecil namun saat ini pemerintah mulai sadar dan memanfaatkanya, salah satunya seperti yang sering kita lihat apabila kita menunggu di lampu merah kita akan melihat sebuah lempengan seperti lempengan seng berada di atas tiang lampu merah.
Di Indonesia sejarah perkembangan PLTS sudah dimulai sejak 1987 pada awal itu, BPPT memulai dengan pemasangan 80 unit PLTS (Solar Home System, system pembangkit listrik, tenaga tata surya untuk lampu penerang rumah) di desa sukatani jawa barat.
Image By: Google.com
Image By: Google.com
Setelah itu pada tahun 1991 dilanjutkan dengan proyek bantuan presiden (banpres listrik tenaga surya masuk desa) untuk pemasangan 13445 unit SHS di 15 propinsi. Program banpres listrik tenaga surya masuk desa juga telah memperoleh sambutan sangat menggembirakan dari masyarakat perdesaan dan telah terbukti dapat berjalan dengan baik akan dijadikan model guna implementasi program listrik tenaga surya untuk sejuta rumah.
Diharapkan pemerintah lebih memanfaatkan tenaga alternatif ini mengingat letak Indonesia yang sangat menguntungkan karena dalam sehari Indonesia disinari cahaya matahari lebih dari 12 jam. Masyarakat diharapkan lebih cerdas untuk memanfaatkan energi yang murah dan ramah lingkungan ini mengingat saat ini pemerintah mulai mencabut subsidi pada tarif dasar listrik.
Sebenarnya untuk merangkai satu rangkain panel penyerap energi matahari tidak begitu sulit , kita hanya memerlukan Panel Surya sesuai kebutuhan daya yang ingin kita gunakan, pengukur daya, batterai, inverter DC to AC.  Pemasangan panel surya / solar cell, panel surya solar cell mengubah sinar matahari menjadi listrik. Listrik tersebut disimpan di dalam aki, aki menghidupkan lampu.


Sumber :

3 komentar:

  1. sebenarnya untuk merangkai satu rangkain panel penyerap energi matahari tidak begitu sulit,hanya memerlukan panel surya sesuai kebutuhan daya yang diinginkan pengukur daya,batterai, intervter Dc to AC.

    BalasHapus
  2. dengan pemasangan panel surya/solar cell,panel surya cell dapat mengubah sinar matahari menjadi listrik.listrik tersebut disimpan didalam aki,dan aki tersebut lah yg dapat menghidupkan listrik.

    BalasHapus
  3. semoga dengan adanya program branpres listrik tenaga ini ,masyarakat diharapkan lebih cerdas lagi untuk memanfaatkan energi yang murah dan ramah lingkungan ini karena mengingat pemerintah akan mencabut subsidi tarif listrik,oleh karenanya pemerintah harus bisa memanfaatkan program yg sudah ada ini dengan baik..

    BalasHapus