Cirebonmedia.com- Timelapse adalah sekumpulan still
foto yang diambil dengan periode yang beraturan untuk menggambarkan
proses, pergerakan, atau perubahan suatu objek. Kemudian dilakukan
proses editing dengan menambah kecepatan (speed duration).
Misal, matahari terbenan atau terbit, pergerakan suasana kota,
pergerakan bintang, siang-malam, dan lain sebagainya. Teknik timelapse
mulai marak sejak kemunculan kamera DSLR karena fungsi utama yang ada
pada kamera DLSR yang mempunyai kemampuan mengambil foto diam dengan
kualitas yang wah alias kualitas PRO.
Namun untuk membuat video timelapse tidak semudah yang
dikira karena dipastikan banyak kendala saat membuat video timelapse
diantaranya bosan, kenapa bisa bosan? Dapat dibayangkam jika membuat
timelapse matahari terbit, pastinya kita harus menunggu dari matahari
belum muncul sampai pada akhirnya matahari muncul di timur dan semakin
meninggi. Kemudian memory, pasti bingung kenapa memory bisa menjadi
kendala ? Simpel aja, untuk membuat video timelapse pastinya membutuhkan
banyak foto atau video, itu akan memakan memory pasTimelapse.
Jika sudah paham seluk beluknya mari kita mempersiapkan komponen – komponen penting dalam membuat Timelapse
Kamera DSLR
Siapkan kamera DSLR beserta dengan lensa yang disesuaikan dengan kebutuhan pengambilan gambar, serta memory card yang cukup besar untuk menampung file yang besar tersebut.
Siapkan kamera DSLR beserta dengan lensa yang disesuaikan dengan kebutuhan pengambilan gambar, serta memory card yang cukup besar untuk menampung file yang besar tersebut.
Tripod
Tripod sangat dibutuhkan dalam pembuatan timelapse untuk menghindari terjadinya goncangan yang diakibatkan angin/hal lainnya. Karena jika terjadi pergerakan sedikit akan membuat hasil tidak maksimal, maka dari itu di perlukan stabilizer yakni tripod.
Tripod sangat dibutuhkan dalam pembuatan timelapse untuk menghindari terjadinya goncangan yang diakibatkan angin/hal lainnya. Karena jika terjadi pergerakan sedikit akan membuat hasil tidak maksimal, maka dari itu di perlukan stabilizer yakni tripod.
Timer Remote/Intervalometer
Timer Remote/Intervalometer sangat diperlukan agar tangan tidak perlu menekan shutter beratus-ratus kali, dan dapat menyebabkan efek gucangan. Pakailah kabel release dengan pengaturan yang lengkap (minimal ada mode interval).
Timer Remote/Intervalometer sangat diperlukan agar tangan tidak perlu menekan shutter beratus-ratus kali, dan dapat menyebabkan efek gucangan. Pakailah kabel release dengan pengaturan yang lengkap (minimal ada mode interval).
Cemilan
Cemilan sangat membantu dalam proses pembuatan Timelapse, karena waktu untuk menunggu sangatlah lama, agar tidak bosan kita bisa menikmati cemilan tersebut, jangan lupa ditambah kopi biar mantap.
Cemilan sangat membantu dalam proses pembuatan Timelapse, karena waktu untuk menunggu sangatlah lama, agar tidak bosan kita bisa menikmati cemilan tersebut, jangan lupa ditambah kopi biar mantap.
Bagaimana proses pembuatannya?
Membuat video Timelapse itu mudah, mungkin karena itu yang membuat kegiatan ini membosankan. Tetapi menentukan angle, komposisi, itu yang membutuhkan jam terbang. Tetapkan angle, pasang kamera pada tripod.
Membuat video Timelapse itu mudah, mungkin karena itu yang membuat kegiatan ini membosankan. Tetapi menentukan angle, komposisi, itu yang membutuhkan jam terbang. Tetapkan angle, pasang kamera pada tripod.
Set mode kualitas pengambilan foto dengan format JPG. Supaya tidak memangkas memori terlalu banyak.
Atur kamera pada mode Aperture Priority (A) atau
(Av) pada Canon. Mengapa? karena untuk mengatasi perbedaan cahaya yang
berbeda-beda, seperti ketika sedang merekam sunrise, kamera akan secara
otomatis hanya akan mengganti kecepatan shutter. Jadi, tidak peduli
seberapa besar pergantian cahaya yang terjadi, kamera akan tetap merekam
proses yang stabil, tidak ‘blips’ atau kedip karena ada perbedaan
tingkat pencahayaan tiap frame.
Atur intervalometer/timer remote Anda. Katakanlah
dengan melihat pergerakan awan, manusia atau objek yang lain, anda ingin
memotret setiap 3 detik, maka atur remote untuk mengambil gambar setiap
3 detik. Apabila pergerakan objek lebih cepat, maka percepat juga
intervalnya. Supaya dapat merekam pergerakan yang halus.
Tekan Auto Exposure Lock, supaya kamera tidak secara otomatis mengatur pencahayaan, hal itu dapat mengakibatkan Blips, atau efek kedip pada gambar.
Tekan shutter, dan tunggulah di samping tripod. Pengambilan
gambar bisa sampai 30 menit hingga berjam-jam. dan mengambil gambar
hingga ribuan foto. Itulah mengapa siapkan SD Card yang cukup.
Proses Editing
Seperti yang dikatakan sebelumnya, eksekusi foto Timelapse dalam proses editing adalah dengan mempercepat playback speed. Supaya ketika diputar (play) pergerakan gambar antar frame menjadi halus dan mengurangi gerak patah-patah. Dalam hal ini menggunakan software Adobe Premiere, maka ketika memasukkan seluruh foto kedalam timeline, tekan Ctrl+A untuk menyeleksi seluruh foto. Lalu klik kanan, dan pilih ‘Speed/Duration’. Tentukan berapa detik tiap frame foto akan diputar, biasanya mempercepat hingga durasi 00:00:00:01 , dan centang tulisan ‘Ripple Edit, Shifting Trailing Clips’ untuk menghilangkan renggang tiap frame foto yang telah dipercepat durasinya.
Seperti yang dikatakan sebelumnya, eksekusi foto Timelapse dalam proses editing adalah dengan mempercepat playback speed. Supaya ketika diputar (play) pergerakan gambar antar frame menjadi halus dan mengurangi gerak patah-patah. Dalam hal ini menggunakan software Adobe Premiere, maka ketika memasukkan seluruh foto kedalam timeline, tekan Ctrl+A untuk menyeleksi seluruh foto. Lalu klik kanan, dan pilih ‘Speed/Duration’. Tentukan berapa detik tiap frame foto akan diputar, biasanya mempercepat hingga durasi 00:00:00:01 , dan centang tulisan ‘Ripple Edit, Shifting Trailing Clips’ untuk menghilangkan renggang tiap frame foto yang telah dipercepat durasinya.
Sumber:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar